Kamis, 10 September 2015

Manusia pasti pernah kecewa kepada manusia. Seperti halnya hati yang buta berharap simpati dari insan lain dan akhirnya berujung hampa. Bagaimana dengan hati yang ikhlas, apakah setiap hati yang kecewa bisa kau lewati dengan hati yang begitu ikhlas ? 
Bahkan terlalu banyak ujian terkadang menjadikan kelemahan yang abadi, menghilangkan keyakinan hati bahwa manusia tak ada kekuatan melawan-Nya. 
Bila dikatakan kuat, bahkan aku tak mampu menahan tangis ketika kehilangan sesuatu, padahal kita tidak tahu bahwa itu belum tentu milik kita dan Allah ridha. Sesuatu yang abadi dan dapat kita miliki adalah keyakinan hati kita sendiri. Kepercayaan bahwa setiap ujian dan bencana hanya datang dari-Nya. Bila kau percaya, ujian itu akan selalu mengingatkanmu untuk menjadi baik, dan melupakan hal yang bisa menjerumuskan kepada kejelekan. Memang terkadang bahwa ujian seringkali menumpahkan hujan air mata, namun bila diresapi setiap takdir-Nya akan berlalu dan dalam sukmamu akan terasa seperti ada yang berbisik dan mengajakmu berbincang, dan mempertimbangakn bahwa apakah kau akan berbuat hal yang buruk itu ? " Entahlah, apakah ini hanya aku saja yang merasakan, tapi mungkin benar setiap ujian pasti ada akhir yang indah. Aku hanya harus belajar menerima ketetapan-Nya dan mencintai kehilangannya. (DM)